Ads

Wujudkan Layanan Publik Yang Berkualitas Lewat LAPOR

Dinas komunikasi informatika dan statistik  Provinsi Bengkulu menggelar bimbingan teknis Layanan Aspirasi Dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR), bertempat di Ballroom Hotel Santika, Senin, 31/07.

Layanan Aspirasi Dan Pengaduan Online Rakyat adalah sebuah sarana aspirasi dan pengaduan berbasis media sosial pertama di Indonesia yang melibatkan partisipasi publik dan bersifat dua arah, sehingga dalam aplikasi ini, masyarakat dapat berinteraksi dengan pemerintah secara interaktif, mudah dan terpadu untuk mewujudkan layanan publik di Indonesia yang berkualitas dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.

Masyarakat dapat mengirimkan keluhan atau pengaduan pada LAPOR melalui   situs www.lapor.go.id,  blog lapor, Twitter/Instagram/Youtube: @LAPOR1708, facebook atau SMS ke  1708. Laporan yang diverifikasi terlebih dahulu oleh administrator LAPOR Untuk menentukan kelayakan laporan, dan selanjutnya diteruskan ke instansi kementerian, lembaga dan perangkat daerah terkait paling lambat 3 hari kerja setelah pelaporan dilakukan.

“Saat ini masyarakat semakin mudah menyampaikan keluhan dan pengaduan kepada pemerintah, cukup lewat SMS, Twitter dan media sosial lain maka laporan masyarakat tersebut akan di segera ditindaklanjuti,” kata Kepala Bidang Sistem Informasi Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Emida Suparti saat menyampaikan materi Bimtek LAPOR.

Pengelolaan pengaduan masyarakat disampaikan emida suparti sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat, sebagai dasar pengambilan kebijakan dan terbangunnya sistem pelayanan publik yang transparan, partisipatif dan akuntabel.

Dalam sambutan yang dibacakan staf ahli bidang ekonomi, keuangan dan pembangunan Ricky Gunarwan, Plt. Gubernur menghimbau setelah mengikuti bimtek admin SP4N dan pejabat penghubung langsung dapat mengaplikasikan di kantor masing-masing serta menindaklanjuti seluruh pengaduan dan aspirasi masyarakat sesuai mekanisme.

Kegiatan ini diikuti 99 orang antara lain sebagai Admin dari Dinas Kominfo provinsi, kabupaten dan kota, Inspektorat dan Staf gubernur serta pejabat penghubung dari masing masing OPD. Setiap peserta diminta melakukan simulasi pelaporan dan cara menindak lanjuti dan menjawab pengaduan masyarakat yang dibimbing oleh Tenaga Ahli Deputi Kantor Staf Presiden Oki Oktaviani. (Media  Center Pemprov)



POST YOUR COMMENTS

4 − 3 =