Ads

Traffic Ligh Kota Dominan Rusak

NusantaraTerkini.com, Bengkulu – Sesuai dengan data Dishubkominfo Kota Bengkulu, dari 26 titik traffic light yang ada di kawasan Kota, 5 diantaranya menjadi kewenangan Provinsi, yakni Simpang Lima Ratu Samban kondisi berfungsi, Simpang 4 SLB kondisi rusak, Simpang 4 Hibrida kondisi rusak, Simpang 4 Jalan Indragiri/Dinas Kesehatan Provisni kondisi rusak dan Simpang Pantai Panjang kondisi berfungsi.

Selanjutnya, titik traffic light yang menjadi kewenangan pemerintah Kota Bengkulu berjumlah 17 titik. Dari 17 titik tersebut, 10 diantaranya dalam kondisi rusak, yakni Simpang 4 Polda, Simpang 4 Lingkar Barat, Simpang 4 Taman Remaja, Simpang 4 SD Negeri 5, Simpang 4 Kompi, Simpang 3 Brimob, Simpang 4 Panorama, Simpang 4 DPRD Provinsi, Simpang 3 GOR, dan Simpang 4 Sukamerindu.

Sedangkan yang menjadi kewenangan pusat berjumlah 4 titik. 3 titik dalam kondisi berfungsi dan 1 titik di Simpang 3 Bumi Ayu dalam kondisi rusak.

Terkait keluhan problem traffic ligh di beberapa persimpangan dalam Kota Bengkulu dan kawasan perbatasan Kabupaten Bengkulu Tengah dan Seluma, Plt Kadishubkominfo Provinsi Bengkulu Budi Djatmiko menegaskan, Pemerintah Provinsi dan Kota Bengkulu, serta Komisi lll DPRD Provinsi Bengkulu dan Komisi ll DPRD Kota Bengkulu telah menggelar Rapat bersama pada Selasa, 18 Oktober lalu.

Menindaklanjuti Rapat bersama antara eksekutif dan legislatif provinsi dan kota ini, pada Kamis pagi (20/10) Dishubkominfo Provinsi Bengkulu bersama Dishubkominfo Kota menggelar rapat teknis, dalam rangka mendata kerusakan, serta tindak lanjut perbaikan terhadap kewenangan masing–masing.

Dari rapat yang digelar tersebut, dihasilkan keputusan bahwa untuk perbaikan terhadap kerusakan traffic ligh akan ditindaklanjuti secepat mungkin, “akan dilakukan perbaikan menggunakan dana yang bersumber dari APBD 2016,” ujar Budi Djatmiko. Sementara untuk pemeliharaan secara rutin, selanjutnya akan diakomodir menggunakan dana yang bersumber dari APBD 2017.

Budi Djatmiko menambahkan, untuk penanganan sementara terhadap kerusakan traffic light tersebut, Dishubkominfo Provinsi dan Kota akan menurunkan petugas perhubungan pada jam–jam sibuk lalu lintas, seperti pada pagi hari.

“Menindaklanajuti intruksi gubernur, sekalipun bukan kewenangan provinsi, kami akan terus berkoordinasi dengan kota membantu beberapa titik lalu lintas yang padat, seperti simpang Kompi,” tegas Budi. (rlsMC/Rian)



POST YOUR COMMENTS

twelve − nine =