Ads

Sukseskan Program Posbindu, Dinkes Prov Gelar Pelatihan Peningkatan Surveilans EPID

Dinkes Provinsi Bengkulu gelar Pelatihan Peningkatan Surveilans EPID

Dinkes Provinsi Bengkulu gelar Pelatihan Peningkatan Surveilans EPID

NusantaraTerkini.Com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu turut aktif dalam menyukseskan program Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu), yang merupakan salah satu upaya kesehatan berbasis masyarakat yang bersifat promotif dan preventif. Dalam rangka deteksi dini dan pemantauan faktor risiko PTM Utama yang dilaksanakan secara terpadu, rutin dan periodik.

Untuk menyukseskannya, Dinkes menggelar Pelatihan Peningkatan Surveilans EPID untuk pengamatan dan pencegahan penyakit selama 4 hari, 28 sampai 31 Agustus 2016, yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petugas Posbindu Kelompok Masyarakat Khusus.

Kepala Dinkes Provinsi Bengkulu Amin Kurnia melalui Ketua Panitia Program Posbindu Hendri Ferdinan, didampingi Pengelola Program Sutari menjelaskan bahwa program ini difokuskan pada penyakit yang tidak menular. Seperti penyakit jantung dan pembulu darah, diabetes militus, kronis, gangguan indera dan fungsional, kangicer dan gangguan imonologi serta menindaklanjuti secara dini faktor risiko yang ditemukan melalui konseling kesehatan.

“Kegiatan Posbindu pada dasarnya merupakan kegiatan milik masyarakat yang dilaksanakan sepenuhnya dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat,” kata Sutari.

Sektor kesehatan khususnya Puskesmas lebih berperan dalam hal pembinaan Posbindu dan menerima pelayanan rujukan dari Posbindu di wilayah kerjanya. Karena pada prinsipnya kegiatan Posbindu mencakup upaya promotif dan preventif. Posbindu akan merujuk setiap kasus penyakit tidak menular yang ditemukan ke Puskesmas atau pelayanan kesehatan lainnya untuk mendapatkan pelayanan lebih lanjut.

Tujuan utama kegiatan Posbindu adalah untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan penemuan dini faktor risiko penyakit tidak menular. Oleh karena itu sasaran Posbindu cukup luas mencakup semua masyarakat, baik sehat maupun populasi masyarakat beresiko maupun masyarakat dengan kasus penyakit tidak menular.

Peserta Pelatihan Dinkes Provinsi Bengkulu

Peserta Pelatihan Dinkes Provinsi Bengkulu

Bagi sasaran masyarakat dengan kondisi sehat, Posbindu bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan upaya agar tidak sampai menjadi masyarakat yang beresiko terkena penyakit tidak menular. Bagi masyarakat beresiko, Posbindu bertujuan untuk mengenali faktor resiko yang ada dan berupaya mengurangi jumlah maupun intensitas faktor resiko tersebut. Dan untuk masyarakat yang menyandang penyakit tidak menular, Posbindu bertujuan untuk mengontrol dan menjaga kesehatan secara optimal baik dengan upaya preventif seperti penyuluhan dan kuratif melalui sistem rujukan Posbindu ke Puskesmas.

Lebih lanjut Sutari menjelaskan, pada program ini ada 5 kegiatan pokok yang biasa disebut lima meja. Yakni, pendaftaran, wawancara monitoring faktor resiko, pengukuran, konseling dan pencatatan laporan. Pasca pendaftaran, dilakukan kegiatan penggalian informasi faktor risiko dengan wawancara sederhana, tentang riwayat penyakit pada keluarga dan diri peserta serta informasi lainnya yang dibutuhkan untuk identifikasi masalah kesehatan.

Kemudian kegiatan pengukuran, mulai dari berat badan, tinggi badan, Indeks Massa Tubuh (IMT), lingkar perut, analisis lemak tubuh dan tekanan darah. Lalu kegiatan konseling, dilakukan setiap pelaksanaan Posbindu. Hal ini penting dilakukan karena pemantauan faktor risiko kurang bermanfaat bila masyarakat tidak tahu cara mengendalikannya. Terakhir pencatatan laporan.

Adapun untuk di Provinsi Bengkulu sendiri terdapat 577 yang tersebar di seluruh kabupaten/kota. Karenanya peningkatan kapasitas petugas melalui pelatihan ini harus dilakukan agar program Posbindu berjalan sukses dan sesuai dengan harapan. Guna memudahkan mencari informasi dan pelaporan kegiatan, Posbindu memiliki portal web khusus yang bisa diakses langsung hingga ke Kementerian Kesehatan Pusat, yakni PPTM. Melalui portal ini nanti, puskesmas kabupaten dan provinsi bisa melaporkan kegiatan Posbindu.

“Karena ini PPTM melalui akses internet dan melalui keahlian khusus komputer, jadi khusus meningkatkan kapasitas petugas, didatangkan narasumber pusat khusus IT bagian teknologi terkait dari Kementerian Kesehatan. Kegiatan Posbindu masih dibawa binaan puskesmas-puskesmas yang ada di wilayah. Jumlah pesertanya ada 25 orang dari dinas kesehatan kabupaten/kota, pengelola program PPTMnya dan puskesmas yang sudah aktif di Posbindu,” demikian Sutari. [NU001/ADV]



4 Comments

  1. tinder dating site

    I don’t even know the way I finished up here, however I assumed this post used to be great.

    I do not realize who you’re but definitely you are going to a famous blogger in the event you aren’t already.
    Cheers!

POST YOUR COMMENTS

19 − eight =

Address:1. Alamat Perusahaan : Jalan Mawar No 20 RT 001 RW 001 Kelurahan Nusa Indah Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu Telp (0736) 732 370 6) HP. 0822 7924 9494). 2. Alamat Redaksi : Jalan Mangga Raya No 20 Lingkar Timur, Dekat Lampu Merah Taman Remaja

Email:fun.politic@gmail.com