Ads

Rembuk Integritas Nasional Hasilkan 5 Kesepakatan

NusantaraTerkini.Com – Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti turut hadir dalam Kegiatan Rembuk Integritas Nasional (RIN) di Pekanbaru, Riau Jumat (8/12). Kegiatan ini merupakan rangkaian acara memperingati Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) 2016.

Turut dihadiri Ketua KPK RI Agus Rahardjo, Jaksa Agung HM. Prasetyo, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dan Laode M. Syarif, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Terang Narang, Serta beberapa perwakilan Pemerintah daerah, BUMN, Swasta.

Kegiatan RIN telah dilakukan sejak 7 Desember itu menghasilkan beberapa rekomendasi dan kesepakatan yang harus dipedomani oleh seluruh kepala daerah beserta jajaran aparatur sipil negera (ASN).

Hasil rembuk selama tiga hari ini, diperoleh Deklarasi Pembangunan Integritas, yang menghasilkan lima kesepakatan. Pertama, sepakat menggunakan panduan Tunas Integritas, Sistem Integritas dan Komite Integritas yang sama dalam pembangunan budaya integritas yang telah diperbaharui dengan hasil RIN II.

Kedua, sepakat setiap Kementerian, Lembaga, Organisasi dan Pemerintah Daerah (KLOP), untuk menetapkan dan pengelolaan resiko KKN di setiap organisasinya masing-masing. Ketiga, Sepakat menjadi pioner dalam pembangunan budaya integritas pada sektornya dengan mengajak dan melibatkan stekaholdernya.

Keempat, sepakat untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya diklat/corpu di masing-masing KLOP yang terintegritas melalui i-corpu dan Dewan Integritas Nasional yang bakali dibentuk untuk mengakselerasi pembangunan budaya integritas. Kelima, sepakat untuk mendorong adanya integritas regulasi terkait pembangunan integritas nasional.

Setelah acara Rembuk Integritas Nasional Rombongan Ketua KPK RI, Jaksa Agung, Gubernur Bengkulu, Gubernur Riau, Gubernur Jateng, dan Gubernur Kalsel, menuju acara peresmian Tugu Tunjuk Ajar Integritas di persimpangan Jalan Riau dan Ahmad Yani. (NT/MC)



POST YOUR COMMENTS

14 + 6 =