Ads

Kopi Bengkulu Bersaing Dalam Kontes Kopi Dunia

Kopi Robusta KONAKITO IIINusantaraTerkini.Com, Bengkulu – Kopi Robusta dari Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu masuk semifinal Kontes Kopi Spesialty Indonesia (KKSI) atau “Indonesia Cupping Competition” yang digelar Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) dan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (PPKKI) di Jakarta.

“Kopi robusta Kepahiang, Bengkulu terpilih masuk 15 besar untuk dipilih tiga besar, kopi terbaik di Indonesia,” ungkap penggiat kopi dari Konakito Bengkulu Heri Supandi Selasa siang (18/10) di sekretariat Media Center Pemprov Bengkulu.

Kopi asal Kepahiang, Provinsi Bengkulu ikut menjadi salah satu kopi terbaik Indonesia adalah jenis Robusta, dan baru pertama kali ikut kontes, dan masuk ajang Semifinal Kompetisi AEKI AICE COFFEE Contest 2016, tentunya ini cukup membanggakan.

AEKI AICE COFFE merupakan kontes yang digelar oleh asosiasi eksportir kopi Indonesia. Kompetisi AEKI AICE COFFEE Contest 2016 ini, dinilai oleh juri-juri terbaik dari 12 negara dan kopi Robusta Bengkulu bermerek dagang, “Ngupei Konakito” berhasil meyakinkan 12 juri terhadap cita rasa kopi yang nikmat dan khas Bengkulu.

Selain itu, kopi Robusta Bengkulu juga bersaing dengan kopi Robusta dari Pulau Jawa dan beberapa daerah di Sumatera, seperti Sumatera Selatan dan Lampung dan Aceh untuk menduduki posisi tiga besar. Hasil penjurian dan pemenang kontes akan diumumkan pada 21 s/d 23 Oktober 2016, saat Hari Kopi Nasional di Takengon Provinsi Aceh

Tentunya menurut Heri, mengikuti kompetisi bergengsi ini merupakan salah satu terobosan guna memperkenalkan bahwa kopi Bengkulu juga merupakan kopi terbaik di Indonesia yang patut diketahui pasar internasional.

“Ini adalah upaya membuka peluang ekspor kopi Bengkulu nantinya menjadi lebih besar lagi, dan menjadi kebanggaan daerah,” tutup Heri.

Kopi Konakito diketahui memiliki beberapa varian citarasa yang wajib dicoba para pecinta kopi, seperti Robusta Original, Robusta Tradisional, Robusta Super, Robusta Semang serta Arabica.

Sementara itu, menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DiskopUKMPerindag) Provinsi Bengkulu Ismed Lakoni menyatakan Pemerintah Provinsi siap untuk mensuport terobosan tersebut.

“Pemprov siap mensuport penuh trobosan yang dilakukan oleh para penggiat muda kopi Bengkulu dalam menghadapi kontes yang digelar oleh asosiasi eksportir kopi Indonesia. (Kompetisi AEKI AICE COFFEE Contest 2016). Kita berharap untuk tahun mendatang, Bengkulu terpilih sebagai tuan rumah Festival Kopi Nusantara dan Peringatan Hari Kopi Sedunia,” pungkas Ismed Lakoni. (rlsMC/rian)



POST YOUR COMMENTS

seventeen − six =