Ads

KNPI Batara Yudha ‘Merajuk’ Tak Dapat Kursi, Fahruri: Mungkin Mereka Lupa Ini Enggano

Anggota KNPI Provinsi Bengkulu Kubu Batara Yudha kecewa hanya karena tak dapat tempat duduk saat Upacara HUT RI ke-71 di Pulau Enggano/Foto Garudacitizen.com

Anggota KNPI Provinsi Bengkulu Kubu Batara Yudha Pratama W yang kecewa hanya karena tak dapat tempat duduk saat Upacara Peringatan HUT RI ke-71 di Pulau Enggano, Bengkulu/Foto Garudacitizen.com

NusantaraTerkini.Com – Wapres BEM UMB Fahruri menanggapi ketus kekecewaan KNPI Provinsi Bengkulu yang diketuai Batara Yudha Pratama W kepada Protokoler Upacara Peringatan HUT RI ke-71 di Pulau Enggano, hanya karena tidak mendapatkan tempat duduk.

Menurutnya, kekecewaan seperti itu tidak perlu ada, apalagi ini datangnya dari pengurus organisasi kepemudaan.

“Pemuda itu, mau upacara berdiri atau duduk, kapan dan dimanapun harus siap dalam kondisi apapun. Jangan belajar untuk jadi elitis lah, baru ga dapat kursi, baru berdiri sebentar aja, uda ngerasa kayak dicuekin sama semua orang aja,” kata Fahruri.

Lebih lanjut, Aktivis Mahasiswa ini mengapresiasi kinerja pemerintah, baik provinsi maupun Kabupaten Bengkulu Utara yang telah menggelar upacara peringatan HUT RI di Pulau Enggano untuk kali pertama.

Menurutnya ini akan sangat bagus bagi masyarakat pulau terluar di Provinsi Bengkulu tersebut. Kalaupun ada kekurangan di sana-sini, harusnya dimaklumi, apalagi gelaran peringatan hari bersejarah itu dilaksanakan dengan segala keterbatasan yang ada.

“Mereka (KNPI,red) bilang sudah jauh-jauh ke sini, tapi kok malah dicuekin. Itu mereka tahu, jauh, sekali lagi jauh, dengan segala keterbatasan yang ada, dengan segala upaya yang telah dilakukan untuk mensukseskan acara tersebut, belum lagi persoalan cuaca ketika akan ke sana, harusnya kita apresiasi donk. Pemerintah, baik Pemprov Bengkulu maupun Pemkab Bengkulu Utara dan tim protokolernya sudah bekerja dengan sangat baik,” tutur Fahruri.

Meski demikian, Fahruri menegaskan dia tetap berprasangka baik dengan pengurus KNPI Batara Yudha yang terlanjur kecewa tersebut.

“Mungkin mereka lupa ini Enggano, mungkin lupa mereka sedang menghadiri peringatan upacara HUT RI di pulau terluar. Mungkin mereka terlalu terbiasa melaksanakan kegiatan di tempat-tempat wah, seperti hotel, dengan segala kelengkapan fasilitasnya. Mungkin mereka lupa pemuda harus bermental baja. Mungkin mereka lupa pemuda tak boleh cengeng,” demikian Fahruri.

Sebelumnya, seperti yang diberitakan Garudacitizen.com, Ketua KNPI Provinsi Bengkulu Batara Yudha bersama anggota pengurus KNPI sempat kecewa lantaran tidak mendapatkan tempat duduk.

“Sebenarnya kami dari jauh hari di undang, namun sampai di sini kami dicuekin aja, sudah capek-capek ke sini eh malah dibiarkan begitu saja. Gimana sih cara kerjanya panitia,” Ungkap salah seorang anggota KNPI Provinsi Bengkulu yang lagi berdiri di pinggir tenda bersama dua orang pengurus lainnya.

“Yah kami terpaksa berdiri aja di sini, abis kami mau duduk dimana, Ketua kami aja keluar dari lokasi, mungkin sekarang dia lagi nyantai di kantor camat, kalau saya liat, sebagai tamu undangan ketua kami sangat kecewa,” lanjutnya dengan raut wajah yang penuh rasa kecewa.

Mendengar ini, Ketua KNPI Bengkulu Utara Hendri Kisinjer juga ikutan kesal, baik itu kepada panitia maupun kepada anggota KNPI provinsi.

“Seharusnya anggota KNPI yang ikut tegas, bila perlu cari kursi, agar ketua dapat duduk, bukan hanya ikut-ikut saja, kalau bahasa kami itu ngekor bae,” ketus Hendri geram.

Sementara itu, Kabag Humas Setda Bengkulu Utara Arsil Kunadi membantah jika protokoler kegiatan memberikan pelayanan buruk dan mengerjakan tugasnya asal-asalan. Mengingat jarak yang sangat jauh dan keterbatasan penyedian kursi, maka beberapa tamu memang terpaksa harus berdiri.

“Kita tidak bisa yang namanya seorang tamu kesal atau marah dulu, kita lihat kondisinya, jarak yang sangat jauh, mana tempatnya di daerah pedalaman, kesedian kursinya juga terbatas, jadi kita harus agar maklum dululah,” terang Arsil. [DS]



POST YOUR COMMENTS

1 + eighteen =