Kinerja Pertanian Meroket

kementan sawa

Hamparan Sawah Adalah Hamparan Mimpi Dan Harapan

NusantaraTerkini.Com,  Jakarta – Pangan merupakan aspek penting dalam Ketahanan Nasional. Perlu kemampuan membuat kebijakan dan mengimplmentasikan di lapangan.  Kemampuan itulah yang dimiiliki Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. 

Selama dua tahun memimpin pertanian sudah kelihatan hasilnya. Kebijakan Amran merevisi regulasi, membangun infrastruktur dasar pertanian, mekanisasi, penyaluran benih unggul dan pemupukan, mengendalian tata niaga pangan, mengendalikan impor dan mendorong ekspor telah menunjukkan hasil.
Hal tersebut diungkapkan oleh Dr Ana Astrid Kasubag Data pada Pusat Data dan Sistem Informasi Kementerian Pertanian, di Jakarta, Kamis (22/12) dalam menanggapi pernyataan Ketua Bidang Pertanian, Kedaluatan Pangan dan ESDM, Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Anshor, Adhe Musa Said.
“Silahkan Saudara mempelajari data BPS. Produksi padi tahun 2016 sebesar 79,17 juta ton gabah kering giling atau naik 4,96 persen dibandingkan 2015 dan tahun 2015 naik 6,43 persen dibandingkan tahun 2014. Keberhasilan meningkatkan produksi ini mampu menjadikan Indonesia tahun 2016 tidak impor beras medium,” kata Ana. 
Ana memaparkan bahwa sejak 33 tahun, baru 2016 sekarang ini tidak impor beras medium.  Impor jagung Januari-November 2016 turun 66% dibandingkan periode sama tahun 2015. Selain itu, impor bawang merah turun hingga 93%. “Ini kan prestasi kinerja yang nyata,” paparnya.
Ana pun menjelaskan anggaran yang ada memang digunakan secara fokus dan efisien. Hal ini sesuai dengan menerapkan ilmu manajemen strategis yang benar, yaitu fokus komoditas dan fokus lokasinya. Hasilnya dapat dilihat dalam dua tahun ini memberikan tambahan produksi pada 24 komoditas senilai Rp 165,6 triliun yang dinikmati bagi petani.  
“Tidak hanya itu tolong cek angka kemiskinan di perdesaan semakin menurun dan gini rasio semakin membaik,” jelasnya.
Ana mengakui bahwa tenaga kerja sektor pertanian menurun. Namun hal itu merupakan dampak positif dari modernisasi dan mekanisasi pertanian dan berkembangnya industrialisasi. Saat ini banyak generasi muda malah terjun ke sektor pertanian dengan teknologi modern.  
“Tolong disimak Ini kan mengindikasikan Indonesia sedang mengalami proses transformasi ekonomi struktural yang tepat. Lembaga kajian level internasional pun mengakui kinerja sektor pertanian Indonesia,” tegasnya.
Harus diketahui, The EIU dalam GFSI 2016 menyebutkan Indonesia terjadi perubahan terbesar di dunia pada Indeks Ketahanan Pangan Global dengan skor 2,7. 
“Kalau ingin menjadi pengamat pertanian ya semestinya menganalisis secara cermat sehingga statemennya tidak meresahkan publik. Apalagi kalau mau mencari panggung untuk tampil di publik, saya sarankan belajar mendalami pertanian dulu lah,” pungkas Ana. (NU007)



Warning: session_start(): Cannot send session cookie - headers already sent by (output started at /home/nusa3720/public_html/wp-content/plugins/all-in-one-seo-pack/aioseop_class.php:1513) in /home/nusa3720/public_html/wp-content/plugins/auto-post-fb-comment/auto-post-fb-comment.php on line 173

Warning: session_start(): Cannot send session cache limiter - headers already sent (output started at /home/nusa3720/public_html/wp-content/plugins/all-in-one-seo-pack/aioseop_class.php:1513) in /home/nusa3720/public_html/wp-content/plugins/auto-post-fb-comment/auto-post-fb-comment.php on line 173

13 Comments

  1. Minecraft

    Having read this I believed it was rather informative.
    I appreciate you taking the time and energy to put this information together.
    I once again find myself personally spending a significant amount of time both reading and posting comments.
    But so what, it was still worth it!

POST YOUR COMMENTS

5 × one =

Address:1. Alamat Perusahaan : Jalan Mawar No 20 RT 001 RW 001 Kelurahan Nusa Indah Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu Telp (0736) 732 370 6) HP. 0822 7924 9494). 2. Alamat Redaksi : Jalan Mangga Raya No 20 Lingkar Timur, Dekat Lampu Merah Taman Remaja

Email:fun.politic@gmail.com