Ads

Gedung Megah UMB Tak Ber-IMB, Kota Merugi Ratusan Juta, Rektor UMB ‘Menolak’ Dikonfirmasi

NusantaraTerkini.Com – Gedung megah Kampus IV Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) yang tak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB), membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu disinyalir merugi hingga ratusan juta rupiah. Ketika dikonfirmasi langsung mengenai hal ini, Rektor UMB Ahmad Dasan ‘menolak’ ditemui Jurnalis Media Online.

“Maaf mas bapak rektornya belum bisa ditemui karena sedang ada rapat,” kata salah satu Staf Rektorat UMB, Selasa 4 Oktober 2016. Padahal di awal kedatangan awak media massa, para jurnalis sempat diminta menunggu hingga selesai rapat. [Baca juga: Kampus IV UMB, Megah Tapi Tanpa IMB]

Terpisah, Wakil Ketua I DPRD Kota Bengkulu Yudi Darmawansyah mengaku baru mengetahui hal ini dan menegaskan IMB hukumnya wajib. Jika persyaratannya kurang, dinas terkait memang belum bisa mengeluarkan. “Semua persyaratan yang sudah ditentukan dalam aturan sebenarnya, wajib kita turuti dan penuhi,” kata Yudi.

Apabila semua persyaratan sudah dipenuhi, administrasi lengkap, tapi IMB tak kunjung dikeluarkan sebaiknya UMB segera berkoordinasi dengan kepala daerah. Karena mengurus IMB boleh sebelum, boleh sesudah, terpenting proses kelengkapan administrasinya berjalan.

Menurutnya hal ini perlu dikomunikasikan, karena bagaimanapun juga keberadaan UMB membawa dampak positif bagi Kota Bengkulu. “Bangunan sudah ada tapi IMB belum ada, jadi sekarang itu harus dikomunikasikan dengan baik. Karena kadang-kadang pengurusan IMB ini lamban keluar, sehingga bangunan sudah selesai, IMBnya belum keluar,” tutup Yudi. [NU9u3]



POST YOUR COMMENTS

1 + 10 =