Ads

Dahlan Iskan Tersangka Penjualan Aset BUMD

NusantaraTerkini.Com – Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur (Jatim), Kamis 27 Oktober 2016. Bos Media Jawa Pos ini dijerat dengan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1.

“Dia (Dahlan Iskan) ditetapkan tersangka dan ditahan terkait dengan perkara penjualan aset PT PWU (Panca Wira Utama) di Kediri dan Tulungagung,” kata Asisten Intelijen Kejati Jatim Edy Birton. Dahlan Iskan merupakan Direktur Utama PT PWU periode 2000-2010. Ditetapkan tersangka karena dia mengetahui dan menandatangani penjualan 33 aset Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jatim.

Dahlan Iskan ditahan agar tidak menghilangkan alat bukti, mempercepat proses pemeriksaan dan diharapkan tidak mempengaruhi saksi. Edy lantas menegaskan penahanan dan penetapan tersangka Dahlan murni penegakan hukum, bukan muatan politik. “Sampai saat ini belum ada penangguhan penahanan dari tersangka,” ungkapnya.

Sementara itu, Dahlan Iskan sendiri mengaku dirinya tidak bersalah. “Saya tidak kaget dengan penetapan sebagai tersangka dan ditahan karena, seperti Anda semua tahu, saya memang sedang diincar terus oleh yang lagi berkuasa,” ujar Dahlan Iskan.

“Biarlah sekali-kali terjadi seorang yang mengabdi dengan setulus hati, dengan menjadi direktur utama perusahaan daerah yang dulu seperti itu jeleknya, yang tanpa digaji 10 tahun, tanpa menerima fasilitas apa pun dan harus menjadi tersangka yang bukan karena makan uang. Bukan karena menerima sogokan, bukan karena menerima aliran dana, melainkan karena harus tanda tangan dokumen yang disiapkan anak buah,” lanjutnya.

Menanggapi pernyataan Dahlan Iskan, Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi Sapto Prabowo mengatakan, tidak yakin pernyataan Dahlan Iskan yang diincar terus oleh yang lagi berkuasa ditujukan kepada Presiden RI Joko Widodo.

“Sebab, Presiden dalam penegakan hukum tidak pernah mengincar siapa pun. Selama ini Presiden Jokowi tidak pernah melakukan intervensi kepada aparat penegak hukum dalam melakukan proses hukum kepada siapa pun,” tukas Johan. [Dari berbagai sumber/NUOO3]



8 Comments

  1. Minecraft

    Hi would you mind letting me know which web host you’re using?
    I’ve loaded your blog in 3 completely different web browsers
    and I must say this blog loads a lot faster then most.
    Can you suggest a good hosting provider at
    a fair price? Kudos, I appreciate it!

POST YOUR COMMENTS

twelve − four =

Address:1. Alamat Perusahaan : Jalan Mawar No 20 RT 001 RW 001 Kelurahan Nusa Indah Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu Telp (0736) 732 370 6) HP. 0822 7924 9494). 2. Alamat Redaksi : Jalan Mangga Raya No 20 Lingkar Timur, Dekat Lampu Merah Taman Remaja

Email:fun.politic@gmail.com