Ads

BKIPM Bengkulu Gagalkan Penyelundupan Lobster

Petugas Memperlihatkan Lobster Bertelur Yang Akan Diselundupkan

NusantaraTerkini.Com, Bengkulu – Badan Karantina Ikan, Pengendalian Muta dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Bengkulu, berhasil menggagalkan penyelundupan 11 ekor lobset, dengan rincian 5 ekor lobster bertelur dan 6 ekor lobster dengan ukuran kurang dari 200 gram, rencanannya lobster ini akan dibawah pelaku ke Palembang.

“Jum’at 14 April  2017, sekitar pukul 14.30 Wib, pelaku berinisial BD melakukan penerbangan dari Bengkulu menuju ke Palembang Via Cengkareng. Pada saat pemeriksaan tas dan barang bawaan dengan x-ray di pintu keberangkatan, petugas yang berjaga mendeteksi lobster yang berada dalam tas pelaku, terang Jonis Setiawan Petugas BKIPM Bengkulu.

Lobster Bertelur dan Lobster Dibawah Ukuran, Melanggar Permen KP 56 Tahun 2016

Lobster Bertelur dan Lobster Dibawah Ukuran, Melanggar Permen KP 56 Tahun 2016

Sementara itu Kepalah BKIPM Kelas II Bengkulu, Jumadi, A.Pi, S.Pi, M.Si, menyatakan operasi yang dilakukan pihaknya adalah operasi rutin dalam upaya penerapan Permen KP No 56/MKP/2016 tentang larangan penangkapan lobster bertelur dan dibawah ukuran.

“Dalam rangka penerapan permen KP No 56/MKP/2016 tentang larangan penangkapan lobster bertelur kepiting bertelur dan dibawah ukuran 200 gram bahwa dalam rangka menjaga keberlangsungan sumber daya alam hayati terutama lobster di propinsi Bengkulu khususnya perlu kesadaran kita semua untuk melestarikannya. Mengapa ini perlu kita lakukan, karena dengan kita melakukan ini tentunya kita semua telah berperan dalam menjaga kelestarian sumber daya lobster, kedepan kekayaan laut kita, dapat dimanfaatkan dengan nilai ekonomis lebih tinggi. Apabila diekspoitasi setelah mencapai 200 gram atau lebih,” terang kepala BKIPM yang dikenal dekat dengan awak media ini. (NU001)



POST YOUR COMMENTS

thirteen − 5 =