Ads

Bersama Lawan Rabies, Disnakeswan Lakukan Ini!

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

NusantaraTerkini.Com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi Bengkulu secara berkelanjutan terus melakukan berbagai upaya pemberantasan dan pencegahan penyakit menular strategis zoonosis terutama rabies.

Mulai dari melakukan vaksinasi rabies, KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi), kontrol populasi hewan penular rabies (HPR), penerapan regulasi dan pengawasan lalu lintas HPR, seperti anjing, kucing dan kera.

“Dengan dilakukannya beberapa langkah tersebut diharapkan ada penurunan kasus gigitan positif rabies di Provinsi Bengkulu. Target kita 2018 Bengkulu sudah menuju nol kasus positif rabies dan tahun 2020 Bengkulu dan Pulau Sumatera dinyatakan bebas dari rabies,” kata Kepala Disnakeswan Yuliswani, Senin, 5 September 2016.

Lebih lanjut Yuliswani menjelaskan, tahun 2016 jumlah vaksinasi yang tersedia sebanyak 85 ribu dosis. Mengalami penurunan sebesar 23 persen dibandingkan tahun lalu yang memiliki vaksin sebanyak 110.500.

Begitu juga dengan tindakan kontrol populasi dengan eliminasi HPR liar yang hanya berjumlah 1.000 ekor. Sementara tahun lalu jumlahnya mencapai 2.500 ekor. Di sisi lain, KIE terus gencar dilakukan di 10 kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu. Ditambah dengan sosialisasi melalui brosur, banner, komik dan iklan layanan masyarakat, baik cetak maupun elektronik.

“Ini dilakukan agar kesadaran masyarakat semakin meningkat terhadap bahaya penyakit rabies. Sehingga secara bersama-sama pemerintah dan masyarakat ikut berperang melawan rabies,” demikian Yuliswani. [NU9u3]



POST YOUR COMMENTS

1 × 1 =