Ads

Bengkulu Pilot Project Program Perlindungan Anak

NusantaraTerkini.Com – Demi meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terkait sistem perlindungan anak, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BPPPA) Provinsi Bengkulu melaksanakan Pelatihan Sistem Perlindungan Anak (SPA) Di Aula Hotel Amaris, 4-7 Oktober 2016.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menggagas sebuah strategi gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM), yaitu gerakan perlindungan anak yang dikelola oleh sekelompok orang yang tinggal di suatu wilayah (desa/kelurahan) di 34 Propinsi di Indonesia.

“Menyadari masih tingginya kasus kekerasan terhadap anak di masyarakat, maka Kementerian PP dan PA menginisiasi lahirnya sebuah gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM), Bengkulu menjadi salah satu provinsi yang menjadi Pilot Project PATBM,“ ujar Rini Handayani, Asisten Deputi Perlindungan Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP-PA).

Gerakan ini diinisiasi oleh masyarakat dan untuk masyarakat / kelompok orang yang tinggal di desa atau kelurahan agar mampu mengenali, menelaah, dan mengambil inisiatif dalam mencegah dan menangani masalah kekerasan terhadap anak yang ada di lingkungannya secara mandiri.

Wakil Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengapresiasi langkah Kementerian PP-PA terkait program PATBM. Masyarakat membangun kepedulian pada daerahnya masing-masing, Ini tentunya dapat diterapkan di berbagai wilayah Indonesia yang mempunyai kultur dan budaya berbeda-beda.

“Sistem pengawasan dari lingkungan sekitar diharapkan dapat menumbuhkan rasa peduli masyarakat terkait masalah perlindungan terpadu anak dan perempuan,” ujar Rohidin yang pernah diusulkan menjadi Duta Kampanye Global He For She oleh Menteri PP&PA, Yohana Yembise.

Kebijakan PATBM ini diharapkan dapat meningkatkan peran serta masyarakat dalam upaya memberikan perlindungan dalam bentuk pencegahan dan penanganan terpadu untuk menurunkan angka kekerasan pada anak dengan mengubah norma sosial dan perilaku.

“Saya berharap peserta pelatihan bisa menjadi motor penggerak membentuk pemahaman masyarakat dalam membantu pelaksanaan program terpadu perlindungan anak dan perempuan,” ungkap Wagub Rohidin Mersyah yang pernah menjadi pembicara dalam Rapat Koordinasi Teknis (rakotek) Perlindungan Hak Perempuan (PHP) Kawasan Indonesia Timur (KTI) di Makasar. [NU003/MC]



POST YOUR COMMENTS

4 + nineteen =

Address:1. Alamat Perusahaan : Jalan Mawar No 20 RT 001 RW 001 Kelurahan Nusa Indah Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu Telp (0736) 732 370 6) HP. 0822 7924 9494). 2. Alamat Redaksi : Jalan Mangga Raya No 20 Lingkar Timur, Dekat Lampu Merah Taman Remaja

Email:fun.politic@gmail.com